CARA BUDIDAYA JAHE

By | 23 Mei 2018

Hallo guys, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul CARA BUDIDAYA JAHE, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Budidaya, Artikel Tanaman Obat, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Tanaman jahe mudah hidup di dataran rendah sampai tinggi , memerlukan media tanah yang subur , gembur , tanah yang mengandung bahan organic.suhu udara 16- 32 derajat Celsius tetapi yang idealnya  22- 29 derajat Celsius, sinar matahari sepanjang hari, curah hujan  sedang ph tanah 5,4- 6,8  serta drainase yang baik.

TEKNIS  MENANAM  DAN  BUDIDAYA  JAHE

PERSIAPAN  BIBIT  JAHE

   Untuk mendapatkan bibit jahe yang seragam Pembibitan jahe  perlu dilakukan pada suatu tempat tertentu agar mendapatkan bibit jahe yang bagus dan tunas seragam, cara pembibitan dengan membuat bedengan dari jerami untuk alas kemudian di isi bakal bibit secara merata lalu ditutup lagi dengan jerami kemudian bagaian atasnya di tutup jerami lagi begitu seterusnya sampai  berlapis 4 cara perawatanya dengan di siram / dikocor tiap hari sampai 2 minggu kemudian dilakukan seleksi bibit jahe di kelompokkan  berdasarkan tinggi tunas, selanjutnya di tempatkan di wadah untuk di tanam.

 PENGOLAHAN  LAHAN

    Lahan di bajak agar gembur sedalam 25 -30 cm ,kemudian di ratakan dan di buat bedengan tinggi 25-30 cm dan lebar 80 cm ,lalu taburkan bokashi /kompos diatas bedengan ataupun di tengah bedengan sebelum bedengan jadi.dan lakukan pengapuran bila diperlukan untuk menaikan ph tanahnya.

PENANAMAN  JAHE

    Buat alur untuk menanam bibit jahe sedalam 6-7 cm dan jarak  30-40 cm sebagia jarak tanam ,kemudian letakkan bibit jahe yang mempunya 3- 4 mata bibit atau sepanjang 3-5 cm ke alur yang di buat bila telah selesai lakukan penimbunan dengan tanah dan lakukan pengairan sistim lep atau kocor sampai merata kedalam

PERAWATAN  TANAMAN  JAHE

    Penyulaman dilakukan  2- 3 minggu setelah tanam ,untuk mengganti bibit yang mati atau kurang sehat dengan tanaman baru agar pertumbuhannay serentak.

   Penyiangan untuk membersihkan rumput atau gulam yang menggangu pertumbuhan ,ini dilakukan 2 minggu sekali atau bila gulma telah tumbuh.

   Pembubunan pada tanaman jahe untuk menimbun pangkal tanaman agar kokoh dan mengemburkan tanah supaya  pertumbuhan akar berkembang dengan baik, ini dilakukan 2 minggu sekali atau seperlunya.

   Pemupukan ,untuk pemupukan tanaman jahe sebaiknya gunakan pupuk organic yaitu bokashi atau kompos, untuk starter atau pertumbuhan awal dapat memakai pupuk kimia misalnya NPK,ZA tetapi dengan dosisi yang kecil.

   Penyiraman atau pengairan ,tanaman jahe termasuk tanaman yang tahan terhadap kekeringan , pada awal tanam sebaiknya sering dilakukan pengairan minimal 1 minggu sekali atau bila tanah terlihat kering. Untuk tanaman yang sudah kuat atau berumur pengairan di lakukan bila tanah terlihat kering atau seperlunya .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *